Kenapa Motor Drag Cuma Rangka Besi ? Berikut Penjelasannya

Dunia balap trek lurus memang sangat digemari para kaum remaja baik itu pria maupun wanita, kok wanita ? Itu Raya Kitty, Indri Barbie mereka adalah joki/pembalap wanita motor drag. Fasilitas balapan motor trek lurus memang belum sepenuhnya di urus oleh pemerintah, alhasil terjadinya balap liar.

Biasanya balap liar terjadi malam hari karena mereka memakai jalan umum untuk dijadikan trek untuk ajang balapan motor. Yuk kita lanjut ke pokok bahasan, Kenapa Motor Drag Cuma Rangka Besi Saja ? Jawabannya panjang dan lebar simak lebih mendalam dan jangan lupa siapkan cemilan.

Kenapa Motor Drag Cuma Rangka Besi Berikut Penjelasannya

Motor Drag hanya rangka besi saja karena mempunyai alasan tersendiri, beda mekanik beda pendapat. Ada yang menyebutkan kalau motor drag itu hanya rangka besi saja karena agar laju kecepatan mereka tak tertahan oleh angin supaya motor dapat melaju dengan cepat dan maksimal.

Ada yang menyebutkan agar mengurangi beban, seperti yang dikatakan oleh salah satu mekanik dijakarta, jika motor drag pake full body seperti motor standart bawaan pabrik sudah pasti kecepatannya akan kurang maksimal dan mempengaruhi beban si motor tersebut saat dibawa jalan.

Agar tampilan motor drag menjadi gahar dan gagah dilihatnya, inilah jawaban mekanik yang berdomisili di wilayah timur jakarta yang senang dengan berpenampilan menarik. Selain enak dilihat motor dengan tampilan hanya rangka besi saja, motor juga akan terlihat gahar dan gagah, ujar sang mekanik sambil megang kunci inggris.

NopnopNews.com sempat bertanya, apakah motor drag dengan haya rangka besi saja tidak bahaya untuk si joki (pembalap) ? jawaban ketiga mekanik berbeda ini hampir sama semua, jelas tidak bahaya karena kami menyempurnakan kestabilan motor, selain bisa melaju cepat kami juga harus memperhatikan kenyamanan dan keselamatan sang joki.

Itulah jawaban kenapa motor drag hanya rangka besi saja, semoga informasi seputar otomotif ini bermanfaat dan semakin menambah wawasan kalian.
Loading...