Fakta Masji Di Tengah Hutan Yang Viral

Baru-baru ini beredar sebuah video yang menunjukkan adanya sebuah masjid megah di tengah hutan.

Fakta Masji Di Tengah Hutan Yang Viral

Media sosial memang selalu menampilkan sesuatu yang viral tapi tidak lengkap akan kebenarannya. Maka dari itu NopNop News akan mengulas lebih dalam tentang fakta masjid di tengah hutan yang sedang viral itu.

1. Masjid Itu Memang Ada

karena video yang beredar di internet itu setengah-setengah, sehingga membuat orang (netizen berfikir itu adalah video editan saja.

Tapi faktanya adalah Masjid Megah di tengah hutan itu memang benaran ada di Dusun Langkoa, Desa Bontoloe, Kecamatan Bontolempangan, Kabupaten Gowa.

2. Video dibuat oleh penata rias

Video yang beredar itu dibuat oleh seorang tata rias bernama Luchyana yang penasaran dengan adanya masjid megah di tengah hutan.

Ia sudah mengetahui informasi lebih dulu akan adanya masjid di tengah hutan dari temannya, akan tetapi ia belum pernah melihatnya.

Kebetulan dia mendapat job tata rias di daerah yang jaraknya tidak begitu jauh dari masjid mewah tersebut.

Perjalanan untuk bisa sampai ke lokasi masjid megah tersebut memang agak sulit untuk ditembuh, karena jalannya sempit, juga masih bebatuan.

Sebenarnya Luchyana ingin mengabadikan momen perjalanan menuju masjid mewah tersebut dengan melakukan live streaming. Tapi karena lokasi tersebut susah sinyal, ia memutuskan untuk merekam video saja.

3. Masjid itu Dibangun Oleh Pengusaha Kopi

Warga sekitar sana mengetahui pemilik masjid tersebut, akan tetapi mereka lebih sering memanggil orang tersebut dengan panggilan puang dalam bahaasa bugis puang artinya adalah Tuan.

Puang ini adalah seorang pengusaha kopi asal bugis. Ia memang sering bolak-balik makasar-jakarta untuk urusan bisnisnya.

Jadi, bukan suatu hal yang mengherankan jika masjid itu dibangun mewah oleh pengusaha kopi.

4. Ada 2 Bangunan Lain

Di sekitar masjid tengah hutan itu ada 2 bangunan lain yaitu villa dan juga rumah.

Villa tersebut dihuni oleh orang yang mengurus masjid itu atau biasa dikenal dengan sebutan Marbot masjid. Sedangkan rumah yang satu ini dihuni oleh orang yang bertugas menjaga kebersihan sekitar masjid tengah hutan tersebut.

5. Dahulu Tempat Keramat

Orang sekitar masjid tersebut sangat mengetahui asal usul masjid tengah hutan itu, di lokasi yang sekarang dijadikan masjid dahulunya adalah tempat keramat.

Dahulu ada sebuah batu yang dijadikan sebagai tempat Karrasa. Dalam bahasa bugis Karrasa memiliki arti keramat.

Sekarang sudah tidak ada lagi tempat keramat tersebut sejak dibangunnya masjid pada tahun 2014 lalu.

Kini masjid tengah hutan tersebut menjadi tempat ibadah dan belajar mengaji warga sekitar.

Iklan Atas Artikel

loading...

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel